Bagi kita milenial awal dan tengah terkadang muncul rasa kangen menonton film-film jadul yang biasa kita saksikan saat kita masih kecil dulu bersama keluarga. Sebelum ada internet, sumber hiburan kita satu-satunya adalah televisi dengan stasiun tv andalan kita semua. Berikut adalah 5 rekomendasi film Hollywood Era 80-90an yang bisa dijadikan referensi untuk ditonton ulang di layanan streaming langganan favoritmu.
Back to the Future (1985)

Siapa sih yang nggak kenal sama Back to the Future? Film sci-fi klasik ini rilis tahun 1985 dan langsung jadi favorit banyak orang. Ceritanya tentang Marty McFly, seorang remaja yang nyelonong ke masa lalu pake mobil DeLorean keren bikinan Doc Brown. Bayangin aja, dia harus bikin orang tuanya jatuh cinta lagi biar dia bisa balik ke masa depan. Seru banget, kan? Film ini nggak cuma soal waktu, tapi juga tentang keluarga, persahabatan, dan tentu saja, petualangan yang bikin deg-degan.
Kenapa Harus Nonton Back to the Future?
Back to the Future itu masuk daftar 5 rekomendasi film karena Pertama, plotnya itu nggak biasa. Gabungan antara humor, sci-fi, dan drama bikin film ini selalu fresh buat ditonton ulang. Kedua, pengaruhnya ke budaya pop itu gila-gilaan. Siapa yang nggak inget kutipan ikonik kayak, “Where we’re going, we don’t need roads”? Film ini juga sempat menang Academy Award untuk Best Sound Editing dan masuk nominasi Best Original Screenplay. Jadi, nggak heran kalau sampai sekarang masih banyak yang nganggap Back to the Future sebagai salah satu film terbaik sepanjang masa.
Relevansi dan Pesan Moral
Meski udah hampir 40 tahun, Back to the Future masih relevan banget. Konsep perjalanan waktu dan bagaimana keputusan kecil bisa mengubah masa depan itu selalu menarik buat dibahas. Selain itu, film ini juga ngajarin kita buat nggak takut mengambil risiko dan percaya sama diri sendiri. Pokoknya, kalau kamu belum nonton, rugi banget deh!
The Breakfast Club (1985)

Nah, kalau mau nonton film remaja yang bikin mikir, The Breakfast Club adalah pilihan tepat. Rilis tahun 1985 juga, film ini ngangkat cerita lima siswa SMA yang harus ngabisin hari Sabtu di perpustakaan karena hukuman. Mereka beda-beda banget karakternya—ada si kutu buku, si pemberontak, si atlet, si populer, dan si kuper. Tapi, seharian bersama bikin mereka saling ngerti dan ngerasa nggak sendirian. Duh, baper deh!
Kenapa The Breakfast Club Masih Jadi Favorit?
Film ini berhasil nangkep betapa kompleksnya kehidupan remaja. Karakter-karakternya relatable banget, kayak kita sendiri atau orang-orang di sekitar kita. Adegan di mana mereka berbagi cerita pribadi di perpustakaan itu bener-bener bikin merinding. Nggak cuma itu, dialog-dialognya juga ikonik banget, kayak, “We’re all pretty bizarre. Some of us are just better at hiding it, that’s all.” The Breakfast Club nggak cuma jadi film remaja biasa, tapi juga jadi cermin buat banyak generasi.
Relevansi dan Pesan Moral
Masalah remaja kayak tekanan sosial, pencarian jati diri, dan konflik keluarga masih relevan sampe sekarang. Film ini ngajarin kita buat nggak nge-judge orang berdasarkan penampilan atau stereotip. Di balik label-label itu, setiap orang punya cerita dan perasaan yang sama. Jadi, next time ketemu orang baru, coba deh lebih terbuka. Who knows, mungkin dia temen sejati kamu!
Die Hard (1988)

Kalau pengen nonton film aksi yang nggak bosenin, Die Hard adalah jawabannya. Rilis tahun 1988, film ini bercerita tentang John McClane, polisi New York yang terjebak di gedung perkantoran Los Angeles karena serangan teroris. Bruce Willis, yang main sebagai McClane, jadi ikon pahlawan aksi yang manusiawi—nggak sempurna, tapi berani dan nggak gampang nyerah. Adegan-adegan laga di film ini bener-bener bikin tegang, apalagi pas McClane harus ngelawan teroris sendirian.
Kenapa Die Hard Wajib Ditonton?
Pertama, aksinya itu nggak ada matinya. Dari pertarungan di atap gedung sampe pake senjata improvisasi, semuanya bikin penonton nggak bisa berkedip. Kedua, karakter John McClane itu bener-bener ikonik. Dia nggak kayak pahlawan aksi kebanyakan yang selalu sempurna—McClane bisa terluka, capek, dan bahkan hampir menyerah. Film ini juga jadi standar baru buat genre aksi, dan banyak film setelahnya terinspirasi dari Die Hard.
Relevansi dan Pesan Moral
Meski udah lama, Die Hard masih jadi favorit karena ceritanya simpel tapi bikin penasaran. Tema pahlawan biasa yang melawan kejahatan itu selalu menarik buat ditonton. Film ini juga ngajarin kita tentang keberanian, keteguhan, dan pentingnya melindungi orang yang kita sayang. Jadi, kalau lagi pengen nonton film aksi yang nggak cuma ngandalin efek visual, Die Hard adalah pilihan yang tepat.
Forrest Gump (1994)

Forrest Gump itu film yang bikin kita nangis, ketawa, dan mikir dalam satu waktu. Rilis tahun 1994, film ini ngangkat cerita tentang Forrest, pria dengan IQ rendah yang secara nggak sengaja terlibat dalam peristiwa-peristiwa bersejarah di Amerika. Tom Hanks, yang main sebagai Forrest, bener-bederi bawa karakter ini dengan sempurna. Dari jadi pemain football sampe jadi miliuner, hidup Forrest itu kayak rollercoaster yang nggak bisa ditebak.
Kenapa Forrest Gump Masih Bikin Baper?
Kisah Forrest itu inspiratif banget. Dia ngajarin kita bahwa siapa pun, dengan latar belakang apa pun, bisa mencapai hal-hal besar. Kutipan-kutipan di film ini juga bikin merinding, kayak, “Life is like a box of chocolates. You never know what you’re gonna get.” Tom Hanks bahkan menang Academy Award buat perannya ini. Nggak cuma itu, Forrest Gump juga jadi salah satu film yang paling sering dikutip dan dijadikan referensi di budaya pop.
Relevansi dan Pesan Moral
Tema tentang ketekunan dan optimisme di Forrest Gump masih relevan sampe sekarang. Film ini ngajarin kita buat nggak pernah nyerah, meski hidup kadang nggak adil. Pesan moralnya sederhana tapi dalem: jalani hidup dengan hati yang tulus, dan nggak usah takut buat jadi diri sendiri. Pokoknya, kalau belum nonton, siap-siap baper deh!
Jurassic Park (1993)

Terakhir, ada Jurassic Park, film sci-fi yang bikin kita takjub sama dinosaurus. Rilis tahun 1993, film ini bercerita tentang taman hiburan yang isinya dinosaurus hasil kloning. Tapi, ketika sistem keamanannya gagal, semuanya jadi kacau balau. Steven Spielberg, sang sutradara, bener-bederi bikin film ini jadi masterpiece dengan efek visual yang revolusioner buat zamannya. Adegan T-Rex nyerang mobil itu sampai sekarang masih jadi momen paling ikonik.
Kenapa Jurassic Park Masih Epik?
Efek visualnya itu bener-bener nggak ada lawan. Jurassic Park secara pribadi saya masukkan ke daftar 5 rekomendasi film ini karena film ini memakai kombinasi CGI dan animatronik yang bikin dinosaurus terlihat hidup. Ketegangan dan petualangan di film ini juga bikin penonton nggak bisa berhenti nonton. Selain itu, film ini jadi standar baru buat genre sci-fi dan film bertema dinosaurus. Bahkan, sampe sekarang, masih banyak yang nungguin sekuel-sekuel terbarunya.
Relevansi dan Pesan Moral
Jurassic Park nggak cuma soal dinosaurus yang serem. Film ini juga ngajak kita mikir tentang etika kloning dan eksploitasi alam. Pesan moralnya jelas: manusia nggak boleh sok jadi Tuhan dengan mencoba ngontrol alam. Jadi, selain seru, film ini juga bikin kita mikir. Cocok banget buat yang pengen nonton film dengan hiburan sekaligus pesan mendalam.
Nah, itu dia 5 rekomendasi film Hollywood era 80-90an yang wajib kamu tonton. Dari sci-fi, drama, sampe aksi, semuanya punya cerita dan pesan yang bikin kita nggak cuma terhibur, tapi juga belajar banyak hal. Jadi, siapin popcorn dan nonton yuk!